Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia

Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia – Manajemen sumber daya manusia (SDM) adalah suatu proses pemecahan berbagai masalah dalam diri pegawai, pegawai, pekerja, manajer dan pegawai lainnya dalam rangka mendukung kegiatan organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Manajemen sumber daya manusia adalah suatu bentuk pengakuan akan pentingnya anggota organisasi (individu) sebagai sumber daya yang dapat memberikan kontribusi bagi pencapaian tujuan organisasi, pelaksanaan tugas dan kegiatan organisasi, untuk memastikan penggunaannya secara efektif dan adil untuk kepentingan organisasi. . , individu dan masyarakat.

Sistem manajemen sumber daya manusia yang efektif terdiri dari empat bidang fungsional, antara lain 1) Perencanaan personalia (Personnel planning), rekrutmen (recruitment) dan seleksi (selection), 2) pengembangan personel (human resource development), pengupahan/gaji dan kesejahteraan (kompensasi dan manfaat). ). ), 3) keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja dan 4) jenis hubungan karyawan (employee-employee relationship).

Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia

Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia

Berdasarkan Gambar 1, proses SDM meliputi 1) analisis jabatan, 2) seleksi karyawan, 3) orientasi dan penempatan, 4) pelatihan, 5) mutasi, 6) promosi, dan 7) kompensasi. Tujuan manajemen personalia adalah untuk meningkatkan kontribusi produktif karyawan kepada organisasi dengan cara yang strategis, etis, dan bertanggung jawab secara sosial. Sasaran SDM mencerminkan strategi manajer dan menyeimbangkan tantangan yang dihadapi organisasi, fungsi SDM, dan orang-orang yang terpengaruh.

Bab. 15 Manajemen Sumber Daya Manusia Dan Siklus Penggajian

Motivasi kerja sebagai kecenderungan untuk berperilaku dengan cara tertentu untuk memenuhi kebutuhan spesifik yang belum terpenuhi. Ada hubungan antara kemampuan, motivasi dan kejelasan peran dengan kinerja pegawai. Salah satu teori motivasi yang populer adalah teori motivasi Maslow. Menurut Maslow, ada lima tingkat kebutuhan manusia, yaitu psikologis, keamanan, sosial, harga diri dan aktualisasi diri. Kelima tingkat kebutuhan tersebut ditunjukkan pada Gambar 2.

Ini membutuhkan lima level, dari yang paling penting hingga yang paling penting dan dari yang mudah hingga yang sulit untuk diperoleh atau dicapai. Motivasi manusia dipengaruhi oleh kebutuhan dasar yang perlu dipenuhi. Kebutuhan harus dipenuhi terlebih dahulu dengan yang paling penting dan kemudian meningkat ke yang paling tidak penting. Untuk merasakan kebahagiaan tingkat kebutuhan, kebutuhan pertama, yang berada pada tingkat di bawahnya, harus dipenuhi. Ketika masing-masing kebutuhan ini secara substansial terpenuhi, kebutuhan berikutnya didahulukan.

Strategi utama yang efektif dalam memotivasi kerja karyawan adalah: 1) pemberian tugas kepada pelatih (assignment of coach), 2) tugas alternatif, 3) pelatihan interdisipliner, 4) proyek ekstensif (proyek panjang). .

Sistem kompensasi dirancang untuk memberi penghargaan kepada karyawan atas kontribusi mereka pada organisasi, menarik pelamar kerja yang tepat, memberi penghargaan kepada karyawan yang baik dan mempertahankan karyawan, dan memotivasi karyawan untuk melakukan yang terbaik. Faktor yang perlu dipertimbangkan ketika mengembangkan struktur gaji adalah ekuitas internal dan ekuitas eksternal. Pertimbangan keadilan ini terkait dengan teori keadilan Adams, yang menyatakan bahwa keadilan tercapai ketika hubungan antara hasil dan kontribusi yang dirasakan seseorang sama dengan hubungan antara hasil dan kontribusi orang lain.

Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia, Infographic, Perangkat Lunak Komputer Gambar Png

Dengan demikian, ekuitas internal adalah tingkat kesetaraan/keadilan antara hubungan antara hasil dan kontribusi seseorang pada posisi tertentu dibandingkan dengan hubungan antara hasil dan kontribusi orang pada posisi lain dalam organisasi. Sedangkan, external equity adalah tingkat keadilan/kewajaran antara hubungan antara hasil dan kontribusi seseorang pada posisi tertentu dalam organisasi dibandingkan dengan hubungan antara hasil dan kontribusi orang lain pada posisi yang sama/sederajat di tempat lain. organisasi.

Etika adalah ilmu yang mengkaji baik dan buruk, benar dan salah, dan moralitas dalam pelaksanaan hak dan kewajiban. Sehubungan dengan keterampilan profesional manajemen personalia, perlu dikembangkan kode etik. Karyawan yang bekerja dengan karyawan lain harus beretika dalam bekerja dan berinteraksi sehari-hari.

Pendidikan tidak terlepas dari kebutuhan dana untuk mendukung program pendidikan yang praktis dan efektif. Penyelenggaraan pendidikan di sekolah dalam segala kegiatannya memerlukan kondisi dan prasarana proses pendidikan, pelayanan, pelaksanaan program pengendalian, gaji dan kesejahteraan guru dan staf lainnya, yang kesemuanya memerlukan anggaran dan keuangan.

Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen keuangan adalah proses pelaksanaan kegiatan pengelolaan keuangan dengan mengerahkan sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Kegiatan pengelolaan keuangan dimulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengendalian. Perencanaan keuangan merupakan bidang khusus yang sebelumnya mempertimbangkan struktur anggaran, kuantitas/jumlah, dan kualitas/kualitas anggaran suatu organisasi. Sekolah yang mengajukan usulan anggaran harus mengetahui faktor komunikasi melalui diskusi/negosiasi, revisi rencana anggaran, dan dokumen perencanaan anggaran, yang semuanya dapat dipertanggungjawabkan dalam perencanaan anggaran.

Dasar Manajemen Sumber Daya Manusia, Penting Diketahui Hr

Penerapan pendapatan dan pengeluaran dana pendidikan dicatat dan dilaporkan sesuai dengan standar akuntansi. Pengendalian penerimaan dan penggunaan dana satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan peraturan perundang-undangan, serta piagam dan peraturan penyelenggara atau satuan pendidikan yang bersangkutan.

Ketersediaan sejumlah dana yang dimiliki sekolah menjadi salah satu faktor pendukung terselenggaranya program pendidikan. Ketersediaan dana milik sekolah terkait dengan sumber pendanaan bagi sekolah antara lain pemerintah, orang tua siswa, bantuan luar negeri sukarela dan masyarakat. Negara mendukung pendanaan sekolah dalam beberapa cara, termasuk 1) hibah dan dana untuk membantu sekolah dengan biaya operasional, 2) membayar gaji guru, 3) membantu sekolah melaksanakan proyek pendanaan dengan memberikan bantuan teknis, termasuk perlengkapan dan peralatan. , 4) pembiayaan pembangunan dan perbaikan gedung sekolah. Pemerintah juga memberikan kontribusi tidak langsung kepada sekolah, seperti pelatihan kepala sekolah dan guru, pengembangan kurikulum dan materi, serta pemantauan.

6. Informasi tentang biaya dan pendapatan setiap unit/departemen, setiap kegiatan dan tugas program, setiap item biaya dan setiap unit bisnis dan indikator organisasi, termasuk level saat ini, level yang dikurangi dan perluasan (level yang diperluas).

Persetujuan anggaran oleh Badan Eksekutif. Penyusunan anggaran dan penyajian anggaran oleh direktur jenderal (persetujuan anggaran oleh direktur, penyusunan anggaran dan pengumuman anggaran oleh direktur)

Sistem Administrasi Dan Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik Dalam Perspektif Otonomi Daerah

Laporan keuangan dan statistik akhir tahun buku dari badan eksekutif

Audit informasi keuangan oleh auditor independen dari otoritas eksekutif

Tinjauan Berkelanjutan Operasi Departemen oleh Direktur Anggaran (Tinjauan Berkelanjutan Operasi Departemen oleh Direktur Anggaran)

Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia

Tingkat makro APBN terdiri dari anggaran rutin dan anggaran pembangunan. Anggaran umum Kementerian Pendidikan dialokasikan untuk gaji, pengembangan, dan peningkatan kualitas. Untuk alokasi anggaran sekolah pada tingkat mikro, pengembangan anggaran sekolah dan rencana kegiatan (RKAS). Sekolah dapat memilih salah satu atau kombinasi prinsip penganggaran dalam menyusun rencana anggarannya, yaitu penganggaran berimbang, penganggaran surplus, atau penganggaran defisit. RKAS disusun berdasarkan rencana strategis dan rencana operasional sekolah.

Siklus Penggajian Dan Manajemen Sumber Daya Manusia

Mengingat sumber pendanaan sekolah pada umumnya tidak berasal dari sumber yang sama, maka pengelolaan keuangan sekolah yang meliputi sumber pendanaan, alokasi, pelaksanaan belanja, dan pendokumentasian belanja memerlukan aturan sebagai pedoman pengelolaan sekolah. Dengan demikian, setiap sumber dana menerima laporan penggunaan beserta bukti-bukti pendukungnya. Hal ini sangat penting karena pelaporan yang handal dan rinci tentang pelaksanaan anggaran akan mempengaruhi efektivitas (keberlanjutan) pendanaan donor di masa depan. Berdasarkan konsep tersebut, aturan manajemen sekolah diperlukan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekolah.

Bab XIII UUD 1945, Pasal 31, Ayat 4, menyatakan bahwa negara akan memprioritaskan anggaran pendidikan tidak kurang dari 20% dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). . Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab XIII, Pasal 48 menyatakan bahwa pengelolaan dana pendidikan didasarkan pada prinsip-prinsip keadilan, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas publik. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang SNP Bab IX Pasal 62 Pasal 1 menyebutkan bahwa pembiayaan pendidikan terdiri dari biaya investasi, biaya operasional, dan biaya pribadi.

Peraturan Pemerintah Republik Tajikistan No. 48 dari hal. Tahun 2008 tentang Pembiayaan Pendidikan Bab V Pasal 50 ayat 1 menyebutkan bahwa sumber pembiayaan pendidikan ditetapkan berdasarkan prinsip pemerataan, kecukupan dan keberlanjutan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang standar pengelolaan pendidikan pada satuan pendidikan dasar dan menengah menunjukkan bahwa sekolah atau madrasah menyusun pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional yang berkaitan dengan standar pendanaan.

Lembaga asing dapat dan tidak harus berperan dalam mendanai sekolah. Sumber dana pendidikan luar tercantum dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan (BH) Pasal 45 Ayat 45. 1 yang menyatakan bahwa salah satu mekanisme BHP dapat memperoleh dana operasional adalah dengan menarik dan membuka investasi dari luar negeri. Terkait sumber pendanaan eksternal, sekolah harus transparan dalam pengelolaan dananya. Lembaga pendidikan lebih bijaksana untuk tidak merugikan sekolah, karena berkaitan dengan kecenderungan investor, yang dapat diasumsikan bahwa investor menginvestasikan uangnya di sektor-sektor yang baik keuangan maupun kepentingan lainnya, seperti ideologi.

Manajemen Sumber Daya Manusia (sdm) Dari Pengertian Hingga Aktifitas

Kelompok masyarakat dimasukkan sebagai sumber pendanaan bagi sekolah. Kelompok ini dimobilisasi untuk memenuhi tugas-tugas yang (kebanyakan tidak resmi) para pemimpinnya miliki di masyarakat, seperti para ulama. Di Indonesia, banyak sekolah swasta yang dibangun dan dikelola oleh kelompok masyarakat. Di komunitas, mungkin ada orang yang juga memutuskan untuk membantu satu atau lebih sekolah dengan uang, misalnya, bisnis yang menyumbangkan sesuatu ke satu atau lebih sekolah. Kontribusi seperti itu harus disambut dan bahkan didorong. Penyusunan renstra merupakan upaya sekolah untuk mempengaruhi dan mendorong masyarakat setempat untuk turut serta memfasilitasi terselenggaranya pendidikan sekolah.

Sarana dan prasarana pendidikan sangat penting untuk menunjang keberhasilan akademik di sekolah. Pentingnya sarana dan prasarana pendidikan tidak hanya terkait dengan tingkat pendidikan yang disukai sekolah dalam kaitannya dengan pendidikan siswa, tetapi sekaligus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan umum lembaga pendidikan. Pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan adalah penyelenggaraan sarana dan prasarana pendidikan dengan melibatkan sumber daya manusia untuk mendukung berlangsungnya kegiatan pendidikan dan pengembangan diri peserta didik.

Sertifikasi manajemen sumber daya manusia, pelatihan manajemen sumber daya manusia, peranan manajemen sumber daya manusia, aktivitas manajemen sumber daya manusia, makalah manajemen sumber daya manusia, s2 manajemen sumber daya manusia, thesis manajemen sumber daya manusia, ebook manajemen sumber daya manusia, ppt manajemen sumber daya manusia, manajemen sumber daya manusia, peran manajemen sumber daya manusia, magister manajemen sumber daya manusia

Leave a Reply

Your email address will not be published.